Tenaga Surya untuk Hunian Anda

Perubahan bentuk energi cahaya menjadi energi listrik atau fotovoltaik membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Sejak pertama kali ditemukan pada 1839 oleh ilmuwan Perancis Alexandre-Edmond Becquerel, teknologi ini terus berkembang. Kini, teknologi tersebut dapat diterapkan di setiap hunian.  

Rumah yang didesain menggunakan tenaga surya akan banyak menghemat listrik yang bersumber dari energi minyak bumi. Tentu saja ini berkontribusi penting bagi lingkungan karena rumah turut mengurangi konsumsi energi yang tidak terbarukan. Untuk kebutuhan rumah tangga, ada beberapa produk tenaga surya yang bisa digunakan.

Alih-alih menggunakan listrik dari PLN, Kita bisa memanfaatkan tenaga surya untuk lampu rumah dan lampu taman. Lampu ini berisi panel surya fotovoltaik yang dapat menyerap energi matahari. Selain itu, pemanas air tenaga surya dapat berfungsi dengan amat baik. Sedikitnya 10 persen dari total populasi di India, misalnya, menggunakan pemanas tenaga surya. Pemanas ini terdiri atas panel yang menyerap panas dan mentransfernya melalui pipa.

Energi panas matahari juga dapat dikonversi menjadi energi panas untuk memasak. Sistem ini berisi cermin reflektif yang mengumpulkan sinar matahari ke titik fokus tunggal untuk memanaskan makanan. Produk lain yang dapat kita gunakan adalah pompa air tenaga matahari. Pompa ini dapat menggantikan pompa gas dan diesel.

Saat ini, di Indonesia, aplikasi tenaga surya yang paling jamak digunakan adalah lampu taman dan lampu penerangan jalan. Dengan biaya konstruksi yang rendah dan pengerjaan yang cepat, lampu tenaga surya menarik minat banyak orang. Apalagi, lampu ini tahan lama dan tak memerlukan penggantian selama kurang lebih 10  tahun.

Daerah di Indonesia yang saat ini terbilang cukup banyak memanfaatkan energi matahari sebagai sumber listrik adalah Bangka. Dilatarbelakangi kurang meratanya aliran listrik dari PLN, pemanfaatan tenaga surya justru menjadi jalan keluar baru yang terbilang inovatif. Menurut Dinas Energi dan Pertambangan Kabupaten Bangka periode 2003 – 2010 , tercatat sebanyak 867 rumah di Kabupaten Bangka menggunakan listrik tenaga surya.

Ke depannya, sebagai negara tropis yang berlimpah sinar matahari, Indonesia mesti melihat pemanfaatan tenaga surya sebagai peluang untuk menghemat sumber energi lain yang tak terbarukan.

Berita Terkait